Penindakan Tegas! Pemilik Kendaraan Terjaring Gunakan Knalpot Brong Akan Dikandangkan Selama 3 Bulan

Bulukumba, Beranda News– Kasat Lantas Polres Bulukumba, IPTU Muhammad Idris S.Sos, memberikan peringatan tegas kepada pemilik kendaraan, baik mobil maupun motor, yang masih menggunakan knalpot Brong/bising.

Mantan Kasat Lantas Polres Sinjai ini telah memerintahkan seluruh personel Lalulintas untuk segera mengamankan kendaraan tersebut dan memberikan tindakan tegas berupa penegakan hukum (Tilang).

“Selain itu, kendaraan yang terjaring akan dikandangkan atau ditahan selama 3 bulan, serta harus mencopot dan mengganti knalpot Brong tersebut yang nantinya akan dimusnahkan,” tegasnya pada Senin (4/9/2023).

IPTU Muhammad Idris mengungkapkan bahwa tindakan tegas ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pemilik kendaraan yang masih menggunakan knalpot Brong, serta sebagai upaya Polri dalam menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keamanan saat berkendara.

IPTU Muhammad Idris juga menyoroti dampak gangguan suara bising dari knalpot Brong terhadap masyarakat, terutama pengendara lain, serta menyatakan bahwa hal ini tidak mencerminkan moralitas atau budaya bangsa yang peduli terhadap sesama.

Kasat Lantas juga menginformasikan bahwa satuan Lalulintas Polres Bulukumba saat ini sedang menggelar operasi Zebra tahun 2023 mulai hari ini, Senin 4 hingga 17 September 2023 mendatang.

Dalam operasi Zebra tahun ini, Polda Sulsel menetapkan 7 sasaran prioritas yang menjadi fokus penegakan hukum, termasuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan berat. Namun, Kasat Lantas IPTU Muhammad Idris menambahkan larangan penggunaan knalpot Brong/Bising sebagai sasaran tambahan.

“Jika pelanggaran ini ditemukan di wilayah hukum Polres Bulukumba, kami akan melakukan penindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku tanpa pandang bulu,” pungkasnya.

Sebagai Kasat Lantas, kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Bulukumba, untuk tidak menggunakan knalpot Brong/bising demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.

Informasi tambahan, berikut adalah 7 sasaran prioritas operasi Zebra tahun 2023:
1. Pengemudi atau pengendara Ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara.
2. Pengemudi atau pengendara yang masih di bawah umur.
3. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang dan pelanggaran over dimensi dan over loading.
4. Pengemudi Ranmor yang tidak menggunakan sabuk pengaman dan pengendara yang tidak menggunakan helm standar.
5. Pengendara di bawah pengaruh alkohol dan minuman keras.
6. Pengendara melawan arus.
7. Pengemudi Ranmor yang melampaui batas kecepatan.