Aliansi Solidaritas Almarhum Aditya Gelar Unras di Polres Bulukumba, Keluarga: Kita Ingatkan Polisi Nanti Tertidur

Bulukumba, Beranda News– Solidaritas keluarga almarhum Aditya menggelar unjuk rasa (Unras) di Polres Bulukumba, mereka menuntut kejelasan terkait kematian Aditya yang diduga terbunuh. Pihak keluarga menduga motif pembunuhan melihat banyaknya luka bekas senjata tajam pada tubuh almarhum

Meski dua bulan telah berlalu sejak kejadian, polres diminta segera mengungkap kasus ini. Keluarga mengklaim telah memberikan bukti, termasuk voice note saksi hidup meminta tolong kepada tokoh masyarakat dan Bukti Lainnya, namun belum ada tanda-tanda penyelesaian kasus

“Pada tanggal 4 hari ini, sudah dua bulan meninggalnya Almarhum adik Aditya, tapi belum ada tanda-tanda dan titik terang siapa pelaku pembunuhan. Kami sudah menyimpan beberapa bukti yang telah diserahkan kepada penyidik, seperti voice note saat saksi hidup meminta tolong kepada salah satu tokoh masyarakat di kampungnya, serta voice note antara saksi hidup dan temannya pada malam kejadian,” ujar Farman, salah satu orator aksi pada Kamis, 4 Januari 2023, kepada awak media.

Farman menekankan bahwa dua bulan bukanlah waktu sebentar bagi pihak keluarga yang ditinggalkan.

“Kedatangan kami ke Polres Bulukumba semata-mata untuk mempertanyakan sejauh mana perkembangannya, sekaligus mengingatkan Bapak Polisi yang mungkin lupa dan tertidur nyenyak,” katanya.

Selain itu, ia juga mencatat kurangnya perkembangan dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Penyelidikan polisi seperti tidak mengalami perkembangan, belum terlihat hasil penyelidikannya yang jelas,” tambah Farman.

Untuk diketahui, Aditya Syah, pemuda asal Desa Anrihua, Kecamatan Kindang, saat meninggal mengalami luka serius, termasuk luka sobek di bawah ketiak, patah kaki, dan luka penyok di wajahnya. Bahkan Video warga yang beredar saat kejadian menunjukkan Aditya yang ditemukan bersimbah darah di dalam parit

Loading